REDISTRIBUSI ASET DAN SUMBER DAYA

REDISTRIBUSI ASET DAN SUMBER DAYA VITAL BAGI KESEJAHTERAAN RAKYAT DALAM RANGKA MEMPERKUAT “INTERNAL GROWTH” YANG LEBIH ADIL DAN MERATA.

 Aset dan sumber daya vital yang dikuasai negara melalui Perusahaan BUMN terutama PTP, Perhutani, dan Inhutani harusnya lebih diberdayakan dalam rangka percepatan pengentasan kemiskinan yaitu dengan melakukan “out sourching” kepemilikan kepada masyarakat miskin setempat yang dijadikan plasma Perusahaan melalui konversi khusus.

Jika selama ini kita mengenal sistem “out sourching” tenaga kerja oleh BUMN maka sudah waktunya aset BUMN di “out sourching” sedangkan Perusahaan BUMN lebih fokus pada industri, litbang dan penguasaan jaringan pemasaran serta leading pembukaan lahan dan areal baru.

Jika program ini yang dilakukan maka akan ada 1-1,5 jt orang miskin berpeluang untuk meningkatkan status dan kesejahteraannya dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, dengan program pembukaan areal baru maka akan lebih banyak potensi pengentasan kemiskinan yaitu 2-2,5 jt orang selanjutnya dalam waktu 5 tahun kedepan.

Selama ini Pemerintah hanya berfikir untuk pembukaan lapangan kerja seluas-luasnya dan rakyat hanya dijadikan sebagai pekerja, sudah waktunya “Indonesia Berevolusi” untuk merubah paradigma selain sebagai pekerja di perkebunan dan kehutanan dengan potensi penghasilan 500rb-600rb per bulan juga merupakan pemilik atas lahan tersebut dengan potensi penghasilan bisa mencapai 2,5 jt- 3,5jt per bulan (total 3-4 jt orang).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s